
kalau aku jadi presiden, orang miskin tak boleh di kalahkan
puang cahaya dewa presiden-ku
Aku seorang perempuan bernama, Puang Cahaya Dewa Bakka Mattaliu.
Lahir di Rumah sakit santo borromeus bandung, kamis pahing 06 Desember 2007, Pkl. 19.35 WIB
Kalau kelak aku beranjak dewasa, aku berci-cita menjadi presiden, tapi tidak ingin menjadi presiden yang peragu dan lamban mengambil keputusan, kalau di keritik oleh rakyat, memposisikan diri menjadi orang yang teraniaya.
Kalau aku menjadi presiden, aku tidak ingin wakilku penganut neo liberalism karna faham tersebut hanya menguntungkan kaum kaya, aku juga tidak ingin wakilku satu etnisku meskipun dia ahli /pakar di bidangnya karna negeri Indonesia ini di bukan milik agama tertentu, suku tertentu tapi multi etnis
aku ingin seperti presiden amerika barack obama, mau berbagi kekuasaan, tidak pandai bersilat lidah, jujur apa adanya, tidak pecundang dan pendendam relah memilih wakilnya dari kaum kulit putih yang berabad-abad menindas nenek moyangnya.
Dan aku juga ingin seperti presiden Hugo Rafael Chávez Fría, yang relah mempertaruhkan nyawanya demi memperjuangkan nilai-nilai “sosialisme baru”
Aku ingin menjadi presiden yang berani melawan kapitalisme, cerdas, cepat dan tepat dalam mengambil keputusan dan berlandaskan hati nurani .
Bergabunglah bersama saya agar tidak ada lagi orang-orang yang di miskinkan secara struktural